5 Tips Tingkatkan Social Media Branding

Sebagai pebisnis, memanfaatkan social media di era serba digital saat ini seakan sudah menjadi keharusan. Social media marketing pun menjadi salah satu jenis strategi pemasaran yang tidak bisa lewatkan untuk menjangkau lebih banyak target pasar.

Media sosial menjadi sarana branding yang sangat efektif daripada jenis marketing campaign lainnya. itulah kenapa kamu perlu memahami social media branding untuk kesuksesan branding bisnis yang Anda lakukan.

Mungkin Mayoritas banyak orang menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, cuma sebagai lifestyle, media sosial seolah sudah menjelma menjadi kebutuhan.

Bahkan Jumlah pengguna media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, hingga TikTok terus mengalami peningkatan pengguna secara signifikan.

Di Indonesia, statistik menunjukkan penaikan pengguna sosial media, oleh karena itu menunjukkan betapa pentingnya branding melalui media sosial untuk perkembangan dan pertumbuhan bisnis kamu kedepannya.

Dalam artikel ini saya akan membahas pentingnya social media branding dan tips menerapkannya secara efektif. mari kita simak

Table of Contents
No header found

Apa Itu Social Media Branding?

Social media branding merupakan kegiatan branding melalui media sosial.

foto by unsplash

Branding sendiri adalah kumpulan kegiatan komunikasi dari suatu bisnis untuk membangun dan membesarkan brand.

Branding bukan hanya sekedar tentang logo, tagline, value proposition, atau hal-hal lain yang berbau visual. Namun merupakan upaya untuk membesarkan dan mengembangkan brand. Termasuk mencari tempat atau lokasi untuk melakukan branding bisnis.

Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial. Dengan perkembangan digital marketing dan jumlah pengguna media sosial yang terus mengalami peningkatan dan menjadi sangat penting untuk memasarkan bisnis.

Melalui media sosial bisnis kita bisa menjangkau target pasar yang lebih luas. Semakin banyak target yang di jangkau, maka peluang untuk menjaring lead dan meningkatkan conversion rate juga akan semakin terbuka dengan lebar.

Selain itu kamu bisa menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menganalisis sentimen terhadap brand, hingga mengetahui kecenderungan perilaku konsumen.

Baca juga : 4 Tips Jualan di Instagram

Poin Penting Social Media Branding

Sebelum munculnya era sosial media atau media digital lainnya, strategi pemasaran dilakukan secara tradisional seperti melalui iklan di televisi, radio, maupun media cetak dianggap sangat efektif.

foto by unsplash

Namun sekarang dengan hadirnya digital marketing, semua kegiatan marketing campaign bisa di lakukan secara cepat dan lebih mudah. kamu pun tidak perlu merogoh banyak biaya untuk beriklan di media-media tradisional.

Dengan digital marketing jangkauan target pasar jadi semakin luas apa lagi menggunakan sosial media karena media sosial memiliki akses yang tidak terbatas bagi siapapun untuk melihat postingan/iklan dari suatu brand.

Kamu pun akan lebih mudah menjalin komunikasi, interaksi, hubungan baik (relationship), hingga mendapatkan feedback langsung dari customer. Feedback tersebut nantinya akan sangat berguna untuk merumuskan marketing strategy dan marketing plan yang lebih tepat, memperbaiki hal-hal yang kurang, hingga membantu dalam proses product development.

Terdapat 3 poin penting social media branding yang wajib kamu perhatikan. ini penjelasannya masing-masing :

1 Perkuat Identitas Brand

Sesuai dengan tujuan utamanya yaitu branding, maka kamu harus memperkuat identitas brand dengan memanfaatkan media sosial. kamu pun harus mengenalkan merek (brand awareness) dan menyampaikan informasi penting seputar brand.

Antara lain produk apa yang kamu tawarkan, keunggulannya ketimbang produk kompetitor, kualitas produk, harga, dan bagaimana cara mendapatkannya. Semakin jelas kamu memperkuat identitas brand, maka proses branding pun akan semakin mudah.

2 Pahami Target Audiens

Tujuan dari memahami Target Audiens adalah agar kamu bisa menyesuaikan strategi marketing yang tepat. Apabila kamu ingin memahami target pasar, maka cobalah untuk melakukan riset market, market orientation, dan memprioritaskan pelanggan (customer centric).

Dengan begitu kamu bisa melihat kebutuhan apa yang mereka perlukan, apa yang mereka harapkan dari brand, dan masalah apa yang sedang mereka hadapi. Sehingga kamu bisa meluncurkan produk sesuai dengan ekspektasi mereka.

Memahami target pasar juga bertujuan agar kamu lebih mudah melakukan mapping dalam tahapan customer journey. Dengan membuat customer journey map kamu pun akan lebih mudah dalam menentukan strategi branding yang tepat sesuai dengan saluran pemasaran yang kamu gunakan. Termasuk melalui social media.

3 Konten yang Menarik Membangun

Melalui konten marketing yang menarik dan membangun inilah audiens akan mengenal produk kamu, serta menentukan tertarik atau tidaknya mereka membeli produk tersebut.

Perlu diketahui setiap platform media sosial memiliki tipe konten kesukaan penggunanya masing-masing. Misalnya, Instagram sangat mendukung postingan berbentuk visual. Sedangkan Twitter lebih condong ke konten berbentuk teks. Sementara itu, pengguna Facebook cenderung menyukai kedua jenis konten tersebut.

Memilih konten yang tepat untuk platform yang kamu gunakan akan sangat berpengaruh untuk menjangkau calon pelanggan. Jadi, pastikan kamu sudah melakukan riset di media sosial terlebih dahulu sebelum mulai merumuskan konten apa yang akan kamu buat.

Tips Meningkatkan Social Media Branding

foto by unsplash

Setelah memahami manfaat dan poin penting dalam social media branding, sekarang kamu bisa mempelajari bagaimana cara meningkatkannya.

Berikut adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan branding melalui media sosial :

1 Konsistensi di Semua Platform

Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah konsisten dalam semua platform media sosial yang kamu gunakan untuk branding. Perlu di ingat bahwa membangun brand tidak bisa lakukan secara instan. Butuh waktu lama untuk membuat brand kamu terkenal dan memiliki pelanggan setia yang loyal terhadap brand (brand loyaty).

Karena itulah konsistensi sangat penting dalam membangun social media branding. Konsistensi tersebut juga termasuk dengan membuat konten secara rutin, serta membangun interaksi dengan pengikut atau followers, atau kamu bisa lakukan live di sosial media kamu

Cara ini sekaligus dapat kamu manfaatkan sebagai strategi relationship marketing atau membangun hubungan baik dengan pelanggan. Dengan interaksi yang baik, peluang mendapatkan pelanggan setia pun akan semakin terbuka lebar untuk kamu.

2 Desain Khas Brand

Dengan melakukan Branding akan membangun identitas brand agar lebih dikenal oleh banyak orang. Karena itu mendesain brand kamu dengan ciri khas tertentu juga menjadi strategi jitu untuk membangun social media branding.

Dengan begitu Pelanggan akan lebih mudah mengenali brand kamu dari desain tersebut. Desain ini bisa berupa logo, tagline, skema warna yang brand kamu gunakan, hingga value proposition yang ingin Anda tonjolkan.

kamu juga harus konsisten pada semua platform media, baik online maupun offline, untuk memastikan tampilan yang profesional.

3 Perhatikan Brand Voice

Brand voice merupakan ciri khas gaya berkomunikasi yang brand gunakan untuk menjalin interaksi dengan pelanggan. Hal ini sangat penting, sebab brand voice akan menentukan suara dan gaya brand di social media. Untuk menentukan brand voice yang tepat, maka kenali dulu target pasar kamu.

Apabila kamu menyasar pangsa pasar dengan target remaja hingga dewasa muda, maka gaya bahasa kasual dan santai adalah pilihan tepat. Sebaliknya, apabila segmentasi target kamu kebanyakan adalah tenaga profesional dan para ahli, maka menggunakan bahasa formal menjadi pilihan terbaik.

Sesuaikan juga brand voice di semua saluran pemasaran yang kamu gunakan. Bukan hanya di platform social media, namun juga pada marketing channel lainnya. Tujuannya adalah untuk membangun kekompakan sebagai ciri khas untuk branding bisnis kamu.

4 Buat Konten yang Relevan

Kamu perlu membuat konten yang relevan atau relatable untuk membuat target kamu tertarik. Kamu bisa mempelajari apa yang sedang tren di internet pada saat ini, apa yang sedang ramai diperbincangkan, dan sebagainya.

Pada dasarnya, mayoritas pengguna media sosial termasuk dalam individu yang mengalami FOMO (fear of missing out) atau takut ketinggalan berita. Dengan membuat konten yang berkualitas dan relevan, pastinya kamu akan lebih mudah menarik perhatian mereka.

Selain konten yang sedang tren, kamu juga bisa membuat konten yang edukatif (educational), menghibur, insightful, menginspirasi, serta membangkitkan emosional dan empati. Sebab, 80% pengguna media sosial cenderung lebih menyukai tipe konten seperti itu ketimbang yang berisi ajakan untuk langsung membeli sebuah produk secara paksa.

Di sisi lain, upayakan juga untuk membangun komunikasi dua arah dengan pelanggan melalui konten yang kamu posting dengan CTA yang menarik. Dengan komunikasi dua arah, pelanggan juga akan lebih mudah menaruh kepercayaan terhadap brand (brand authority).

5 Gunakan Jasa Influencer

Social media branding memang membutuhkan proses yang tidak instan. Tapi kamu bisa menggunakan trigger guna membuat produk kamu lebih mudah dikenal oleh banyak orang.

Salah satunya adalah dengan menggunakan jasa influencer atau brand ambassador untuk produk kamu. Influencer merupakan orang-orang yang memiliki banyak pengikut dan terkenal di media sosial.

Suara mereka pun tentunya akan memberikan pengaruh pada pengikutnya. Dengan demikian, tak ada salahnya kamu mengajak influencer sebagai mitra bisnis untuk membantu melakukan branding di media sosial. Social media dapat menjadi alat yang hebat untuk membangun branding. Namun, pastikan kamu menerapkan tips-tips tersebut agar tidak kalah dalam persaingan.

semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kamu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *