Ancaman Inflasi dan Resesi untuk bisnis

Belakangan ini fenomena inflasi mungkin sering kamu dengar & membuat banyak orang, termasuk para pebisnis merasa khawatir akan hal tersebut. Tak peduli seberapa besar & kuatnya perekonomian suatu negara, inflasi bisa-bisa saja terjadi bahkan bisa dalam kurun waktu yang lama & berdampak buruk pada sektor bisnis manapun.

sesungguhnya, inflasi bukanlah hal yang begitu buruk jika masih bisa terkendali. mungkin sebagian pebisnis melihat fenomena inflasi juga merupakan hal yang menguntungkan bagi bisnis yang dijalani karena bisa melakukan peningkatan harga jual produk secara signifikan.

Memang hal itulah yang kebanyakan bisnis harapkan. Tapi, jika sampai fenomena inflasi ini berkepanjangan dan berlebihan, malah bisa menyebabkan munculnya resesi yang akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan bisnis kamu

dalam aerikel ini , saya akan membahas mengenai fenomena inflasi dari video: “Inflasi Dalam 6 Menit” yang telah saya rangkum dari pembahasan Johnny Harris, seorang Jurnalis, di channel Youtube Johnny Harris.

Table of Contents
No header found

Apa itu Inflasi dan Resesi? Apa dampaknya pada bisnis?

Secara garis besar, inflasi merupakan peningkatan harga barang yang terus menerus karena adanya pencetakan uang yang lebih banyak daripada persediaan barang produksi.

Foto by unsplash

Kondisi tersebut memanglah sangat normal terjadi dalam suatu perekonomian negara, tak peduli negara manapun itu.

Apalagi saat pandemi Covid-19 merebak, aktivitas ekonomi di beberapa negara terlihat seperti mulai terganggu dan akhirnya berakibat pada inflasi.

Memang jika tingkatnya masih relatif rendah & bisa terkontrol dengan baik, mungkin bisa saja hal ini mengindikasikan adanya pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Tapi yang sangat dikhawatirkan ketika tingkat inflasi memuncak, bahkan melebihi batas normal yang artinya sudah sangat sulit untuk dikendalikan, maka fenomena inflasi bisa berakibat fatal, khususnya pada sektor perekonomian.

Permintaan barang meningkat drastis, tapi barang produksi tersedia minim bahkan hampir tidak tersedia?

Atau mungkin beberapa bisnis memilih melakukan kegiatan impor karena tidak melakukan produksi secara langsung, tapi nilai impor jauh lebih besar karena inflasi luar negeri?

Jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi, maka kemungkinan besar banyak bisnis akan meningkatkan harga jual produk mereka terus menerus, dan pada akhirnya berdampak pada nilai mata uang yang lebih rendah & daya beli yang menurun.

Bayangkan saja ketika bisnis kamu berhasil men-double harga produk yang kamu jual & meningkatkan biaya produksi dengan pinjaman bank suku bunga rendah, tapi daya beli masyarakat rendah & stok uang bank berkurang, maka aktivitas ekonomi pun akan lesu & hanya akan memberi kerugian bagi bisnis kamu.

Itulah mengapa inflasi yang berlebihan & berkepanjangan akan memicu resesi yang bisa mengancam kebangkrutan/collaps suatu perusahaan atau bisnis kamu.

Baca Juga : 5 Mindset Email Marketing

Lalu, apa saja indikator/kriteria resesi?

Seperti yang umumnya sudah diketahui, salah satu indikator / kriteria perkembangan & kemajuan suatu negara dapat dilihat dari aktivitas perekonomian negara tersebut..

Foto by unsplash

Begitupun dengan sektor perusahaan / bisnis, semakin meningkatnya aktivitas sales didalamnya, maka dapat dikatakan bisnis atau perusahaan tersebut telah berhasil.

Tapi bagaimana jika gejolak inflasi sudah mengancam?

Foto by unsplash

Suatu negara dapat dikatakan memasuki masa resesi jika :

  • Tingkat inflasi tinggi & berkepanjang.
  • Pertumbuhan ekonomi jadi lesu & menurun selama 2 kuartal berturut-turut.
  • Nilai impor melambung jauh lebih besar daripada nilai ekspor.
  • Kegitan produksi & konsumsi tidak seimbang.
  • Pendapatan riil menurun.
  • Meningkatnya angka pengangguran.

Jika beberapa kriteria tersebut sudah terlanjur terjadi & bahkan sudah cukup sulit dikendalikan, maka resesi hanya berujung depresi ekonomi yang akan sangat membutuhkan proses panjang untuk memulihkannya.

Negara mana saja yang terancam resesi?

Ternyata bukan hanya negara berkembang, belakangan ini negara maju pun diprediksi akan terancam memasuki jurang resesi di tahun mendatang.

Foto by unsplash

Kondisi ini terlihat dari negara luar negeri yang saat ini sedang berjuang mengendalikan tingkat inflasi yang tinggi seiring langkah agresif yang dilakukan bank sentral di negara tersebut.

Sebut saja AS, salah satu negara maju yang tersohor, terlihat sudah mulai memperketat kebijakan moneter negara nya, dengan menaikkan suku bunga, dll untuk memerangi lonjakan inflasi yang terjadi.

Lantas bagaimana dengan Indonesia?

Berbicara tentang negara kita sendiri, Indonesia, seperti yang mungkin sudah kamu ketahui dari sumber tertentu, kita sedang berada di presentase 3% terancam resesi berdasarkan suvei terbaru dari Bloomberg.

Foto by unsplash

Memang meskipun terbilang sangat jauh lebih baik daripada negara Asia lainnya yang terancam hingga 70%, negara tetap perlu waspada & mengontrol sebaik mungkin tingkat inflasi yang mungkin bisa-bisa saja melonjak tanpa disangka.

Dan sekarang pertanyaannya adalah, apakah kamu siap jika suatu saat negara harus mengalami lonjakan inflasi yang tak terkendali? Seberapa kuat fondasi bisnis kamu untuk mengahadapi krisis inflasi?

artikel ini merupakan Rangkuman yang saya ambil dari video YouTube Johnny Harris berikut :

INFLATION, Explained in 6 Minutes

Semoga artikel Ancaman Inflasi dan Resesi untuk bisnisbisa menambah wawasan dan pengetahuan kamu

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *