BIOMETRIC RESEARCH – Cara mudah memahami Isi Pikiran Konsumen

Salah satu hal yang mungkin susah-susah gampang & cukup menantang untuk dihadapi ketika menjalani suatu bisnis adalah menghadapi & memahami konsumen kita.

Saat kamu melakukan suatu kegiatan marketing bisnis, secara otomatis mungkin konsumen lah yang menjadi pusat aktivitas marketing bukan?

kamu berharap bahwa marketing bisnis yang kamu jalani bisa berhasil menarik perhatian konsumen untuk melakukan pembelian / orderan.

Tapi, apakah kamu tahu sebenarnya bagaimana cara yang efektif untuk mengerti & memahami konsumen agar mereka tertarik dengan sesuatu yang kamu tawarkan?

Tidak semua pebisnis bisa dengan mudah menarik perhatian konsumen.

Dibalik kerumitan tersebut, ternyata ada suatu metode riset yang bisa jadi sangat efektif untuk kamu mulai pertimbangkan ketika akan menarik perhatian konsumen kamu melalui alam bawah sadar mereka.

Dala artikel ini saya akan membahas tentang Cari Tahu Pikiran Konsumen Dengan Biometric Research yang telah saya rangkum dari video pembahasan Pak Ignatius Untung, seorang expert & praktisi di bidang Behavioral Marketing, di channel Youtube Marketeers TV.

mari kita bahas..

Table of Contents
No header found

Apa itu Biometric Research / Tools?

Kaitannya dengan dunia bisnis dan marketing, Biometric Research / Tools ini bisa diartikan sebagai suatu riset atau alat yang dapat digunakan untuk mengungkap bagaimana sebenarnya orang atau konsumen menanggapi suatu objek (iklan produk) yang dilihat tanpa mereka sadari.

foto by unsplash

Secara singkatnya, riset ini didasarkan atas tanggapan konsumen terhadap iklan produk melalui alam bawah sadar mereka, seperti melalui karakteristik retina & iris mata, pola wajah, pola tubuh, dan lain-lainnya.

Mungkin jika dilihat-lihat, riset ini akan cukup sulit dan lumayan menantang, karena melihat keterkaitannya dengan stimulus seseorang, bukan lagi hanya melalui lisan / alam sadar mereka.

Selain karena memang otak manusia itu sangat kompleks, manusia juga cenderung memiliki kebiasaan untuk merasionalisasi segala halnya secara bawah sadar, dalam tanda kutip “tidak sengaja berbohong”.

Bisa saja konsumen mengatakan ingin membeli suatu tas tertentu karena warna nya bagus, padahal alasan yang sebenarnya bukanlah karena warnanya, tapi karena hal spesifik lainnya.

Maka sebagai solusinya, ada beberapa tools biometric yang bisa kamy gunakan dan pelajari untuk melihat ketertarikan konsumen terhadap suatu objek (produk) tertentu, mulai dari yang terkompleks & mahal hingga yang paling mudah & banyak dipakai, antara lain :

  • fMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging), untuk meng-scan aktivitas otak, seperti sedih, senang, dll, seperti yang dilakukan oleh Pepsi Challenge.
  • EEG (Electroencephalogram), untuk merekam gelombang otak.
  • GSR (Galvanic Skin Response), untuk mendeteksi aktivitas melalui pori-pori atau kulit.
  • Eye Tracker, untuk mendeteksi pergerakan & fokus pupil mata.

Berbicara tentang tools yang paling populer & banyak digunakan adalah Eye Tracker; memahami ketertarikan konsumen terhadap marketing / iklan produk kamu melalui indra penglihatan mereka.

Baca Juga : Mastering B2B Selling dan bagaimana Langkah Efektifnya

Menarik Perhatian Konsumen Dengan Eye Tracker

Selain mampu untuk melihat pergerakan arah mata seseorang, Eye Tracker juga dapat mendeteksi berapa lama durasi seseorang melihat suatu objek tertentu.

foto by unsplash

Biasanya, mata seseorang akan secara otomatis tertuju pada suatu objek yang menurut dirinya itu sangat menarik.

Dan kaitannya dengan iklan produk, kamu pun dapat melihat bahwa konsumen biasanya akan lama-lama melihat iklan produk yang menarik perhatian mereka.

Untuk bentuk dari Eye Tracker ini sendiri ada 3, yaitu :

  • Desktop, untuk melihat stimulus penglihatan di laptop / desktop.
  • Wearable, untuk meng-track aktivitas mata melalui tools kacamata; dan
  • Software / AI-based, untuk melihat kecenderungan pola penglihatan seseorang dari keseluruhan objek / iklan.

Tips & Trik Menggunakan Konsep Eye Tracker

foto by pexels

Untuk menarik visualisasi konsumen melalui indra penglihatan mereka, ada beberapa hal spesifik yang bisa mulai kamu aplikasikan pada banner iklan produk kamu sendiri, seperti :

1 Kontras

Permainan warna dalam hal desain dan kreativitas visual merupakan hal yang cukup mendasar.

Penggunaan satu warna dengan saturasi yang rendah cenderung akan sulit untuk mencuri arah pandang seseorang yang melihat nya.

Maka sebagai solusinya, kamu dapat menggunakan perpaduan warna-warna kontras yang menurut Anda bisa menarik perhatian konsumen dan membuat iklan Anda menonjol dari yang lainnya.

Dengan catatan, jangan juga terlalu berlebihan dalam pencampurannya. Gunakan kontras yang pas dan perpaduan warna yang sesuai agar tidak mendistraksi konsumen yang melihat banner iklan produk kamu.

2 Teks

Desain banner iklan dengan menggunakan tulisan yang sederhana, namun mudah dipahami akan cenderung lebih mudah melekat dihati orang-orang yang melihatnya.

Teks iklan yang terlalu panjang dan bertele-tele biasanya membuat konsumen jadi kesulitan untuk menarik maksud dan intisari dari banner iklan produk kamu.

Maka solusinya, gunakanlah kata-kata sesederhana mungkin yang bersifat persuasif dan atraktif, namun tidak monoton.

Kata-kata tersebut cenderung mudah diingat dibenak para konsumen dan menimbulkan rasa penasaran yang membuat mereka ingin mencari tahu lebih banyak tentang produk kamu.

Atau, kamu juga bisa mencantumkan benefit dari produk yang kamu tawarkan di penggunaan kata-kata tersebut sehingga menimbulkan rasa ingin memiliki / mencoba produk yang kamu tawarkan.

3 Objek Manusia

Biasanya orang akan lebih tertarik dengan visual objek manusia daripada ilustrasi.

Mungkin hal itu dikarenakan arah pandang seseorang cenderung tertarik untuk melihat arah pandang orang lain yang berada di depannya.

Pilihlah figur wajah yang sesuai dengan produk yang kamu tawarkan dan beresolusi tinggi agar jelas ketika dilihat oleh konsumen. Tampilkan sisi terbaik dari produk penawaran kamu

Semakin menonjol dan menarik banner iklan produk yang kamui tawarkan, semakin konsumen kepo dan lebih tertarik lagi untuk mencoba / membeli produk kamu.

karena itulah beberapa cara efektif untuk kamu mencari tahu pikiran konsumen dengan Biometric Research / Tools agar marketing bisnis kamu sebisa mungkin menarik perhatian konsumen.

artikel ini merupakan Rangkuman yang saya ambil dari video YouTube Channel Marketeers TV berikut :

CARI TAHU PIKIRAN KONSUMEN DENGAN BIOMETRIC RESEARCH – MARKET THINK

Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kamu.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *