Memahami perbedaan Growth Mindset dan Fixed Mindset

Growth Mindset dan Fixed Mindset, pahami pola pikir yang membentuk sikat kita untuk maju menjadi lebib baik atau tidak

Polapikir ataupun dapat disebut mindset, Mungkin kamu sering mendengar kedua istilah growth mindset dan fixed mindset secara universal ataupun sekilas saja. tetapi apakah kamu tau arti pemikiran di dalamnya?

Fixed dan growth mindset merupakan pola pikir yang sebenarnya sangat berbeda ataupun dapat dikatakan berseberangan. Jadi keduanya memang tidak bisa disamakan dan memang banyak orang dengan pola pikir berbeda.

Sebutan fixed dan growth mindset pertama kali dicetuskan oleh peneliti di Universitas Stanford yaitu Carol Dweck. Tidak hanya jadi peneliti, Carol Dweck pula ialah seseorang penulis buku psikologi populer.

Dalam studi tersebut berusaha menarangkan jika manusia mempunyai keyakinan berbeda serta yakin pada karakter sendiri. Sehingga menimbulkan pola pikir yang berbeda juga dan hal ini terus menjadi menarik buat dibahas.

Buat menekuni lebih jauh tentang growth mindset vs fixed mindset hendak dipaparkan satu per satu kali ini. Dengan uraian pendek serta simpel diharapkan Kamu lebih gampang menguasai perbandingan keduanya.

Mempelajari Fixed Mindset dan Ciri- Cirinya

Pertama pembahasan tentang fixed mindset yang merupakan pola pikir tetap dimana bakat merupakan hal absolut. Jadi bakat ataupun keahlian dalam diri seorang tidak dapat dikembangkan ataupun dirubah sama sekali..

foto by pexels

merasa dirinya ya seperti itu dan tidak bisa diubah lagi. Orang- orang dengan cara berpikir seperti ini selalu saja fokus ke hasil daripada proses yang telah dilalui orang lain.

Jadi yang dicapai hanya terlihat suksesnya, kerennya saja tetapi tidak ingin berproses. Untuk lebih mudah membedakan antara growth mindset vs fixed mindset maka dapat dilihat dari ciri- cirinya. Seperti contoh orang- orang fixed mindset cenderung menjauhi bermacam tantangan yang ada di depan mata.

Tidak heran bila tugas ataupun pekerjaan yang didapatkan terlalu susah tentu dibiarkan dan tidak dikerjakan. Dan sangat gampang menyerah ketika semua terasa mustahil untuk dikerjakan meskipun belum dicoba maksimal.

Identitas yang lain, senantiasa mengharap buat dihargai atas sedikit usaha yang telah dikerjakan. Senantiasa berkecil hati dikala memperoleh penolakan ataupun kegagalan yang membuat mereka susah buat tumbuh.

Baca Juga : Apa itu Aturan Pareto 80/20 dan penerapannya

Memahami Apa Itu Pola Pikir Growth Mindset

Berbeda dengan pola pikir tetap, jika dibanding growth mindset vs fixed mindset jelas sangat berbeda.

foto by pexels

Orang- orang dengan pemikiran semacam ini sangat menyadari jika kualitas seorang dapat didapatkan melalui usaha. 10 cara membangun Growth Mindset

Mereka sangat menghargai yang namanya proses sehingga tidak sempat khawatir hadapi kegagalan. Apalagi dihadapi kegagalan malah merasa jika mereka memperoleh pengalaman baru buat lebih meningkatkan diri.

Orang- orang seperti ini dibenturkan dengan berbagai pengalaman dari setiap usaha yang dilakukan. Walaupun terus hadapi kegagalan semangat buat mewujudkan apa yang di idamkan nantinya akan tercapai juga.

Baca Juga : 10 cara membangun Growth Mindset

Skill dan kecerdasan intelektual yang dipunyai dipercaya bisa terus tumbuh bersamaan dengan kerja keras, usaha dan ketekunan mereka. Sehingga kemampuan dalam diri terus digali karena percaya seluruh orang bisa pintar.

Ciri- ciri growth mindset, ketika ada tantangan mereka tidak menjauh justru malah mencari tantangan itu sendiri. Mereka ingin tumbuh di bawah tekanan sekalipun sehingga sanggup membuatnya terus menjadi hebat serta kokoh mental.

Kala mengalami hal- hal susah malah terus menjadi termotivasi buat dapat menyelesaikan dengan baik. Tidak heran bila mereka senantiasa menekuni hal- hal baru yang pada awal mulanya susah tetapi akhirnya dapat dipahami pula.

Pada saat melakukan satu kesalahan mereka tidak fokus pada kesalahan tersebut tetapi malah melakukan intropeksi diri. Karena percaya bakat saja tidak cukup tanpa ditunjang kerja keras untuk lebih baik.

Ciri- ciri lainnya yaitu mereka senantiasa mencintai apapun yang dilakukan dengan penuh sukacita serta senang. Tidak pernah iri dengan kesuksesan orang lain namun mencari inspirasi dari apa yang orang lain dapatkan.

Bila kamu mempunyai pola pikir senantiasa sebaiknya mulai merubah ke growth mindset supaya bisa berkembang lebih baik. Itulah mengapa berarti menguasai perbedaan growth mindset serta fixed mindset untuk diri sendiri.

semoga bermanfaat

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *